Sambut Imlek, Bagaimana Terawang Ahli Feng Shui Soal Shio di Tahun Kuda Api?

Ilustrasi Tahun Kuda Api (Foto: Freepik/image by Pikisuperstar)
Ilustrasi Tahun Kuda Api (Foto: Freepik/image by Pikisuperstar)

Setiap pergantian tahun, entah tahun Masehi atau tahun dalam perhitungan lain biasanya memancing aneka prediksi mengenai masa yang akan datang. Demikian pula dengan tahun baru Imlek yang akan datang.

Dalam perhitungan China, tahun yang akan datang ini dilambangkan dengan Kuda Api (Year of the Fire Horse). Elemen api kecil seperti cahaya lilin (Yin) dari kuda di Cabang Bumi, datang bersamaan dengan elemen api besar seperti matahari (Yang) di Batang Langit, menjadikan energi api akan menjadi sangat kuat.

Pakar feng shui, Yulius Fang, seperti dikutip Antara pada Jumat (13/2/2026) mengatakan api besar sifatnya menghangatkan dan bersahabat, emosi lebih terkontrol, egosentris (self centered), dan menyukai rutinitas, sedangkan api kecil sifatnya tidak stabil seperti meledak-ledak dan sensitif, cenderung mengikuti suasana hati, tapi tanpa pamrih dan murah hati.

Yulius mengartikan kombinasi elemen ini akan memunculkan ketidakstabilan emosi di tahun ini membuat tren masyarakat cenderung bersemangat, optimis, penuh keberanian. “Akan banyak euforia, kegembiraan, sesuatu yang cerah, terang, megah tapi diiringi emosi tidak stabil, temperamental, dan rasa tidak sabaran,” ujar dia.

Yulius juga mengatakan tahun ini akan banyak orang-orang dengan pikiran terbuka dan positif, lebih ramah dan santun. Energi api yang didatangkan dari shio kuda di tahun ini juga memunculkan adanya sisi negatif seperti terlalu percaya diri, akan banyak orang yang suka pamer (flexing), egois, dan spekulatif.

Ia mengatakan kedua energi api yang kuat ini akan memunculkan sesuatu yang mempertontonkan atau mempertunjukkan, sehingga akan muncul orang dengan sifat saling menuntut, demonstrasi untuk penyampaian pendapat, konflik, hingga perang. “Jadi kuda api ini akan menghasilkan vibrasi yang sangat kuat dengan adanya orang yang passionate, energik, tapi pada saat bersamaan juga mereka dipenuhi dengan ketidaksabaran dan ingin hasil cepat,” katanya.

Tahun Kuda Api juga membuat orang FOMO (fear of missing out) atau takut tertinggal tren. “Suatu isu itu akan mudah muncul dan hilang, namun secara umum tahun ini dimaknai sebagai momen yang penuh transformasi yang energik,” imbuh dia.

Peruntungan pada tahun Kuda Api 2026 bisa sangat fluktuatif sehingga bisa saja tahun kemarin peruntungan shio seseorang sangat baik tapi di tahun ini cenderung netral atau kurang baik. Dalam konteks bisnis,Yulius menjelaskan tahun Kuda Api adalah saatnya orang-orang memanfaatkan momen ini untuk membuka bisnis baru, tapi harus tetap mewaspadai adanya ancaman penipuan karena ada sifat api yang tidak sabar ingin cepat mendapatkan uang.

Shio yang dianggap mendapatkan hoki dan keuangan lebih baik di tahun 2026 ini antara lain Kelinci, Kuda, Kambing, Kerbau dan Anjing. Yulius menyarankan bila berpotensi keuntungannya bagus, berarti usaha tersebut boleh dimaksimalkan, sambil meningkatkan kemampuan manajemen keuangan pribadi. Ia juga mengingatkan terkadang pendapatan yang bagus cenderung akan menimbulkan sifat boros.

Sementara itu dari sisi kesehatan, di tahun Kuda Api, elemen Api bisa menjadikan dampak terhadap kesehatan yang cukup ekstrem. Kondisi ini membuat tubuh mudah mengalami inflamasi. Dampak dari pikiran yang tidak jernih juga dapat memicu masalah kesehatan sehingga ia menyarankan untuk menjaga gaya hidup yang sehat demi pikiran yang jernih, emosi stabil dan berujung pada pengambilan keputusan hidup yang optimal serta keharmonisan hubungan yang terjaga dengan baik.

Yulius mengatakan pada tahun Kuda api, Shio Ular, Naga, Kuda, Tikus, Ayam dan Macan sebaiknya lebih menjaga kesehatan dengan melakukan medical check up, serta untuk berjaga-jaga dan berhati-hati dalam beraktivitas atau berkendara.

Hubungan yang Positif

Terkait hubungan pribadi, Yulius menyebut Tahun Kuda Api juga akan menghadirkan keberanian dan semangat. Unsur api pada tahun Kuda Api akan membuat orang bersemangat menyuarakan pendapat. Menurut dia, semangat yang demikian tanpa disertai upaya komunikasi yang baik bisa dipandang sebagai perilaku agresif yang memicu kemarahan.

“Jadi, kunci untuk menang di tahun ini adalah kesabaran dan hati yang tenang,” katanya. “Di samping itu, kita juga harus bisa berpikir yang realistis dan yang praktis untuk bisa mencapai Kuda Api yang lebih baik,” ia menambahkan.

Yulius menyarankan kepada pasangan yang sudah menikah agar berusaha mencegah terjadinya skandal dan pertengkaran. “Kalau mereka sudah menikah, maka bunga percintaan liar akan bisa muncul, seperti skandal ini. Jadi harus bisa diperhatikan untuk menjaga diri mereka,” katanya.

Dia menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi masalah-masalah yang muncul dalam hubungan pernikahan guna menghindari perceraian. Menurut dia, sikap saling menghargai dan saling pengertian sangat penting dalam upaya untuk menjaga hubungan yang sehat.

Yulius menyarankan mereka yang sudah berpasangan dan berkeluarga berusaha mempererat hubungan dengan meluangkan waktu bersama, melakukan kegiatan bersama, atau berlibur bersama. Yulius menjelaskan bahwa tahun yang juga memiliki simbol peach blossom atau bunga percintaan ini merupakan waktu yang tepat bagi mereka yang masih berusaha menemukan jodoh.

Orang-orang dengan shio kelinci, macan, kambing, anjing, dan ayam diprediksi memiliki peruntungan baik dalam asmara tahun ini. Mereka disarankan untuk membuka diri dan meningkatkan diri agar tahun ini dapat memanfaatkan momentum baik untuk menemukan jodoh. Yulius mengatakan, peningkatan diri antara lain dapat dilakukan dengan merawat dan mempercantik diri serta memperbaiki perilaku dan penampilan.

“Tentu kami mengimbau bahwa kalau yang single bisa memanfaatkan momentum ini untuk mencari jodoh atau mencari pasangan. Ya syukur bisa kebuka jodohnya ya, menjadi blessing. Jadi jangan disia-siakan tahun ini,” katanya. Menurut Yulius, mereka yang sedang mencari jodoh ada baiknya lebih proaktif memperkenalkan diri dan mengutarakan keinginan untuk menemukan jodoh.

Orang dengan shio babi, monyet, kuda, naga, dan kerbau yang masih lajang, ia mengatakan, sebaiknya juga berupaya meningkatkan diri serta memperbaiki kemampuan komunikasi dan penampilan untuk menjemput jodoh. Selain itu, menurut Yulius, mereka perlu bersabar dan lebih santai dalam berupaya untuk menemukan jodoh.

Berkenaan dengan pemilik shio tikus dan ular, Yulius mengemukakan bahwa peluang mereka untuk bertemu jodoh lebih rendah karena mereka umumnya sibuk dan tidak menjadikan pencarian jodoh sebagai prioritas.

Dalam memahami prediksi shio dari praktisi, Yulius mengemukakan perlunya membandingkan analisis mengenai prediksi shio terkini dengan prediksi shio tahun sebelumnya dan kesesuaiannya dengan apa yang terjadi dalam kehidupan masing-masing individu.

Dalam menyikapi peruntungan shio yang kerap diberikan oleh para ahli atau pakar shio maupun feng shui, Yulius mengatakan bahwa kita harus bijaksana melihatnya. Ia mengatakan pembacaan peruntungan shio terkadang bisa ada penekanan yang berbeda dari setiap ahli. Namun, secara keseluruhan shio yang biasanya muncul akan sama. “Tinggal bagaimana seseorang tersebut melihatnya dengan perspektif positif atau justru terlampau hanyut jika shio yang dibacakan tidak sesuai perkiraan atau keinginan,”

Yulius menegaskan peruntungan shio yang kerap dibacakan setiap Imlek sebenarnya hanya sebagai gambaran umum apa yang akan terjadi di tahun ini bagi si pemilik shio. Namun untuk penafsiran yang lebih spesifik, perlu data yang lebih lengkap dan terperinci, tidak hanya tahun kelahiran tapi juga tanggal hingga jam kelahiran.

“Kami menyarankan untuk riset sendiri mana yang lebih akurat. Amati, review, mana yang lebih akurat. Memang Shio dari tahun lahir bersifat umum, lebih akurat bila lengkap analisis data tempat, tanggal, jam lahir,” katanya.

Prediksi atau pembacaan shio tentang hal yang akan terjadi di tahun Kuda Api, merupakan alat bantu untuk memandu masyarakat dalam menjalani kehidupan di tahun ini, dan bukan satu-satunya penentu. Apa pun hasil yang dicapai sesungguhnya kembali lagi pada usaha yang dilakukan masing-masing individu; Prediksi yang dibacakan para ahli bisa digunakan untuk membantu usaha manusia, memaksimalkan peluang, serta antisipasi tantangan.

“Karena hasil baik buruk tetap ada di tangan kita sendiri, outcome baik atau buruk tergantung daripada masing-masing personal yang melakukan asesmen terhadap hidup mereka,” tutup Yulius.

Baca Juga:

Makin Banyak Warga China Tak Mudik Saat Imlek

Hidangan Khas Imlek Tak Sekadar Camilan, Ada Nilai di Balik Sebutir Nastar

Share the Post: